Fasilitas

Layanan Teknologi Informasi

Layanan teknologi informasi di lingkungan Universitas Negeri Papua dikoordinasi pengelolaannya oleh UPT Pusat Komputer.  Layanan Internet dapat dijangkau melalui jaringan lokal (LAN) yang telah menjangkau hampir semua bagian kampus Unipa. Layanan Internet dapat diakses baik melalui jaringan kabel, maupun nirkabel (hotspot). Untuk dapat mengakses Internet, pengguna harus lebih dulu login.  Staff dosen dan pegawai Unipa dapat menggunakan account email Unipa untuk login, sedangkan mahasiwa dapat mengakses dengan menggunakan voucher yang dapat diperoleh di UPT Pusat Komptuer.

Selain layanan Internet, tersedia layanan intranet yang dapat diakses tanpa harus login lebih dulu.  Layanan intranet yang tersedia antara lain perpustakaan digital, e-learning dan email. 

   

Asrama Mahasiswa dan Beasiswa

Untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa, UNIPA menyediakan fasilitas asrama dengan kapasitas hunian 580 mahasiswa. Pada tahun 2009 Unipa mendapat fasilitas dari Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah (KIMPRASWIL) dengan luasan 4.518,9 m2.

Beasiswa yang tersedia untuk mahasiswa terdiri dari PPA, BBM, Supersemar, Bank Indonesia, BP Migas, TPSDP, Bank Papua, BKM, Tanabe Fondation, LPMAK Tembagapura, Otsus, Pemda Manokwari, BRI dan beasiswa yang berasal dari Pemda Kabupaten yang ada di Provinsi Papua Barat maupun Provinsi Papua.
   

Kebun Percobaan

Dari 602,9 hektar luas lahan yang dimiliki UNIPA, 374,5 hektar merupakan lahan kebun percobaan yang tersebar di Manokwari, Ransiki, Sorong dan Waghete (Paniai).
Kebun Percobaan di Manokwari dimanfaatkan untuk koleksi plasma nutfah tanaman pangan, tanaman hortikultura, perkebunan, ternak, tanaman kehutanan dan sisanya dicadangkan sebagai contoh hutan tropis. Lahan tersebut digunakan untuk menunjang kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat
Kebun Percobaan Ransiki digunakan untuk pengembangan ternak sapi dan tanaman buah-buahan. Kebun percobaan Sorongdigunakan untuk pengembangan tanaman buah-buahan, sedangkan kebun percobaan Waghete digunakan untuk pengembangan sayuran dataran tinggi.
   

Perpustakaan

UPT Perpustakaan memiliki sejumlah 14.294 judul pustaka yang terdiri dari buku teks, karya umum, ilmu-ilmu terapan, jurnal terbitan dalam negeri dan luar negeri, dan karya ilmiah. Juga terdapat ruang-ruang baca yang memiliki koleksi pustaka yang lebih spesifik pada bidang kajian ilmu tertentu. Ruang-ruang baca ini tersebar pada program studi dan pusat penelitian.

Selain menyediakan pustaka secara fisik, UPT Perpustakaan juga menyediakan layanan perpustakaan digital yang dapat diakses melalui LAN Unipa.

   

Laboratorium

Laboratorium pada UNIPA terdiri dari Laboratorium-laboratorium Pertanian, Peternakan, Kehutanan, Teknologi Pertanian, Perikanan, MIPA, Bahasa, Komputer, dan laboratorium pada pusat-pusat penelitian. Setiap laboratorium dilengkapi dengan peralatan sesuai bidang kajiannya.
Pemanfaatan laboratorium pada fakultas adalah untuk menunjang proses pembelajaran sedangkan laboratorium pada pusat-pusat penelitian di manfaatkan untuk penelitian sesuai dengan bidang kajiannya dan sekaligus melayani permintaan analisis laboratorium dari pihak luar UNIPA.
Laboratorium Bahasa pada saat ini dimanfaatkan untuk pengembangan bahasa inggris bagi staf edukatif, administrasi dan masyarakat umum.
   

Lahan dan bangunan

Lahan yang dimiliki UNIPA seluas 602,9 hektar yang tersebar pada 3 kabupaten di Tanah Papua, yakni kabupaten Sorong ( 33,5 Ha), kabupaten Paniai (7,0 Ha), dan Kabupaten Manokwari (562,6 Ha). Dari luasan tersebut, 93,22% telah dibebaskan secara adat, dan 87,09% telah memiliki sertifikat.

Luasan lahan yang sudah dimanfaatkan kurang lebih 70% yaitu untuk perumahan dinas, perkantoran, fasilitas pendidikan, fasilitas kemahasiswaan dan kebun percobaan, dan selebihnya (30%) masih berupa hutan alam.
 
Bangunan pada kampus utama UNIPA di Manokwari, terdiri dari gedung perkantoran, gedung kuliah, gedung laboratorium, gedung perpustakaan, perumahan dinas, dan asrama mahasiswa serta gedung-gedung penunjang lainnya