Universitas Papua (selanjutnya disebut UNIPA) didirikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 153 tahun 2000, tanggal 3 November 2000. UNIPA merupakan pengembangan dari Fakultas Pertanian Universitas Cenderawasih. UNIPA diresmikan pada hari Sabtu, tanggal 28 Juli 2001 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi atas nama Menteri Pendidikan Nasional. Perkembangan UNIPA melalui tiga periode, yaitu periode FPPK UNCEN (1964-1982), periode FAPERTA UNCEN (1982-2000), dan periode UNIPA (2000-sekarang).
Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diimplementasikan di Universitas Papua merupakan bentuk pelaksanaan dari Rencana Induk Penelitian dan Rencana Induk Pengabdian kepada Masyarakat.
Kehidupan di dalam dan di sekitar kampus membawa pengalaman baru yang berbeda bagi setiap mahasiswa. Dengan lokasi kampus yang berada di 4 kabupaten yang berbeda, mahasiswa akan terbawa untuk mengembangkan wawasan yang ke depannya akan bermanfaat bagi Papua.
Persiapan UTBK 2026 Universitas Papua Capai 70%, Ribuan Kuota Peserta Masih Tersedia
Oleh:
Humas UNIPA
Manokwari - Universitas Papua (UNIPA) terus mematangkan kesiapan sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) penyelenggara Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2026 di wilayah Papua Barat. Plt. Kepala UPA TIK Universitas Papua, Ronaldo Luarwan, menyampaikan bahwa proses persiapan yang telah berjalan sejak bulan Februari kini sudah mencapai progres sekitar 70%.
Dua Lokasi Pelaksanaan dan KuotaPelaksanaan UTBK tahun ini difokuskan pada dua tempat utama, yaitu di kampus UNIPA Manokwari dan Sub Pusat UTBK di Sorong. Pihak penyelenggara menyediakan kuota kursi yang cukup besar untuk mengakomodasi para peserta, dengan rincian:
Pusat UTBK Manokwari: Menyediakan kapasitas pendaftar sebanyak 1.800 kursi.
Sub Pusat UTBK Sorong: Bertempat di Fakultas Kedokteran Sorong dengan ketersediaan sebanyak 950 kursi.
Tingkat Pendaftaran Masih RendahMeskipun pendaftaran telah dibuka secara resmi sejak 25 Maret dan dijadwalkan berakhir pada 7 April 2026 mendatang, antusiasme pendaftar sejauh ini masih terbilang minim. Berdasarkan data per 31 Maret 2026, jumlah pendaftar masih jauh dari kapasitas maksimal.
Pusat UTBK Manokwari baru mencatat 97 orang pendaftar.
Sub Pusat UTBK Sorong baru menerima pendaftaran dari 104 orang.
Melihat sisa kursi yang masih sangat banyak, Ronaldo Luarwan mengimbau calon mahasiswa untuk tidak menunda proses pendaftaran. Waktu pendaftaran masih terbuka lebar bagi para siswa yang ingin mengikuti UTBK tahun ini.
Fasilitas Ruangan, Uji Coba, dan Kesiapan JaringanPelaksanaan ujian nantinya akan diselenggarakan pada rentang waktu 21 April 2026 hingga 30 April 2026. Untuk menunjang kelancaran teknis, Universitas Papua telah menyiapkan sejumlah fasilitas laboratorium:
Fasilitas Manokwari: Terdapat tiga ruangan yang akan digunakan untuk lokasi PTN 921 Manokwari. Ruangan tersebut mencakup dua ruangan di kantor UPA TIK dan satu ruangan di Fakultas Teknik.
Fasilitas Sorong: Pelaksanaan ujian dipusatkan pada satu lokasi, yakni di Laboratorium Fakultas Kedokteran yang terletak di lantai dua gedung tersebut.
Terkait kesiapan infrastruktur IT, Wintuahe Macpal dari tim Admin Server memastikan bahwa pihaknya terus bergerak cepat. Tim server telah melakukan persiapan untuk tahap uji coba sejak satu hari sebelumnya. Rencananya, pelaksanaan uji coba teknis ini akan dilangsungkan pada tanggal 1 hingga 2 April.
Wintuahe juga menegaskan bahwa infrastruktur jaringan sudah dalam kondisi prima. "Untuk koneksi, alhamdulillah sudah dapat dikoneksikan dengan baik," ungkapnya. Selain memastikan stabilitas jaringan, tim IT juga sedang merampungkan persiapan seluruh perangkat komputer (PC) agar sepenuhnya siap dan lancar digunakan pada hari pelaksanaan ujian