Berita

WhatsApp Image 2021 07 21 at 18.32.27 1

Manokwari (21/7), Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sekelompok orang yang menamakan diri Mahasiswa dan calon mahasiswa Unipa pada  hari Rabu (21/7) didepan pintu utama kampus berakhir dengan aksi penganiayaan dan pengrusakan fasilitas kampus Unipa.

Masa yang berjumlah kurang lebih 50 orang hari senin melakukan aksi pemalangan pintu masuk kampus dan ruangan kerja serta beberapa gedung fakultas, kemudian pada hari rabu (22/7) melakukan tindakan anarkis  melakukan pengrusakan fasilitas Rektorat dan Fakultas serta membakar peralatan kampus, mereka juga melakukan penganiayaan terhadap salah satu pejabat Unipa yakni kepala Biro Perencanaan Akademik dan  Kemahasiswaan (BPAK) Unipa  Kashudi, SH, M.Si,

WhatsApp Image 2021 07 21 at 13.19.45

Kronologis penganiayaan menurut korban (Kashudi)  usai beliau mempimpin rapat Panitia Wisuda Via Zoom kemudian ke kantor untuk mengecek persiapan panitia wisuda dan proses registrasi ulang mahasiswa baru, tidak lama kemudian para pendemo dari depan pintu utama kampus menuju Rektorat, melihat situasi yang tidak aman beliau perintahkan stafnya (BPAK) untuk segera meninggalkan kantor sementara itu korban juga pulang ke rumahnya namun dalam perjalanan di kejar oleh beberapa pendemo dan melakukan penganiayaan. akibatnya korban mengalami luka di bagian kepala dan telinga yang sampai saat ini masih mengeluarkan darah.

WhatsApp Image 2021 07 21 at 18.32.25

Menurut keterangan saksi mata yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan pada saat kejadian ada tiga orang mahasiswa yang sedang menganiaya korban, ironisnya lagi korban sudah tergeletak dalam keadaan tidak berdaya namun dua orang pelaku masih memegang tangannya memaksa korban untuk berdiri kemudian pelaku lain melakukan penganiayaan.

Wakil Rektor I Unipa Dr. Sepus M. Fatem, S.Hut, M.Sc dalam keterangannya tadi siang saat jumpa pers mengatakan pihak Universitas sudah  buat Laporan Polisi (LP) dengan nomor TBL/421/VII/2021/SPKT II/Polres Manokwari/Polda Papua Barat tertanggal 21 Juli 2021 tentang Pengeroyokan  terhadap pejabat negara yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa, saat ini polisi sedang mengumpulkan barang bukti dan olah TKP selanjutnya memanggil pelaku pengeroyokan/penganiayaan untuk dimintai pertanggungjawabannya.(m/i)