Berita

Manokwari, Hal ini disampaikan Rektor Unipa Dr. Meky Sagrim, SP, M.Si saat jumpa pers di halaman Rektorat Unipa bersama Kapolres dan Kasat Brimob pada hari kamis (22/7) di kampus Unipa ketika tim gabungan Polres Manokwari dan Satuan Brimob Polda Papua Barat melakukan olah  Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim gabungan yang datang atas permintaan kampus Unipa langsung melakukan pembersihan blockade kampus yang dilakukan oleh sekempok orang yang menamakan diri mahasiswa dan Calon Mahasiswa unipa pada hari rabu (21/7) kemarin.

WhatsApp Image 2021 07 21 at 18.32.25 1

Pernyataan tersebut diantaranya Rektor minta para pelaku di tangkap dan  di proses sesuai dengan hukum yang berlaku, para pelaku  yang terbukti melakukan demo anarkis akan di kembalikan kepada orang tuan mereka untuk di didik oleh orang tua,  kampus tidak akan tolerir perbuatan yang mengarah pada tindakan anarkis, kampus adalah tempat belajar untuk menjadi manusia yang beradap bukan tempat premanisme. Tegas rektor.

WhatsApp Image 2021 07 22 at 22.53.44

“katanya lagi masalah kerusakan dan tindakan premanisme yang dilakukan tidak akan berakhir diatas meterai tapi harus di pengadilan sampai ada kepastian hukum bagi para pelaku. Setelah status hukum mereka jelas baru dilakukan proses pengembalian kepada orang tua”.Meky Sagrim juga mengatakan apabila dari hasil pengembangan kasus oleh pihak kepolisian terbukti ada alumni Unipa yang melibatkan diri dalam demonstrasi anarkis kemarin akan di proses hukum kemudian  gelar akademiknya dicabut. (m/i)